Masalah Remaja Makin Kompleks, PKBI Bali Gencarkan Pendidikan Kespro

Para pembicara mengungkapkan hasil Riset Implementasi SETARA dalam program Get Up Speak Out (GUSO) oleh Tim Explore4Action - Rutgers WPF Indonesia. Program Explore4Action merupakan sebuah program penelitian dan advokasi, yang mengkaji pengalaman sosialisasi gender dan perkembangan (baik fisik maupun mental/psikologis) remaja 12-24 tahun di Indonesia, serta bagaimana hal ini dipengaruhi program SETARA.

Explore4Action dilaksanakan oleh Rutgers, Universitas Gadjah Mada, PKBI (Bali, Jawa Tengah, Lampung), Johns Hopkins University (AS), dan Karolinska Institute (Swedia). Dalam Riset Implementasi, program ini juga melibatkan peneliti dari Universitas Indonesia, University of New South Wales (Australia), dan University of Bath (Inggris).

Materi SETARA di Denpasar yang dianggap paling penting adalah materi tentang hubungan, komunikasi dengan orang tua, pacaran, dan emosi. SETARA memberikan pengaruh melalui informasi faktual tentang pubertas kepada remaja (yang jarang mereka peroleh dari sumber lain) dan merupakan fenomena biologis yang normal (yang jarang didengar remaja sebelum mereka mengalami menstruasi/mimpi basah). Terhapusnya tabu melalui diskusi terbuka tentang pubertas (membebaskan remaja dari paham bahwa membicarakan pubertas itu ‘kotor’ atau ‘jijik’).

Guru SETARA berlaku sebagai teladan dan memberi contoh pembicaraan pubertas yang ‘serius’, ‘tidak malu-malu’, serta ‘edukasional’. Dengan demikian kelas SETARA memberikan ruang aman bagi diskusi dimana remaja dapat ‘berlatih’ keluar dari zona nyaman tradisional mereka.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top