Agus Dwi juga menuturkan dimana, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pelestarian satwa langka, khususnya penyu, serta menjaga ekosistem laut.”Ini mengaitkan nilai-nilai budaya dengan upaya pelestarian lingkungan dengan menjaga ekosistem yang ada,”ulasnya.
Pria yang memiliki pangkat melati itu menuturkan dalam pelepasan tukik merupakan memberikan motifasi masyarakat yang lainnya agar selalu menjaga ekosistem yang ada serta berhenti atau STOP melakukan pemburuan hewan yang dilindungi.”Pelepasan tukik sebanyak 46 ekor itu upaya kami mengajak masyarakat luas untuk selalu menjaga keharmonisan manusia dengan sesame, manusia dengan hewan dan alam,”tutupnya. @gus










