"Dalam konteks manajemen, integritas berarti bahwa para lulusan kita harus mampu mengambil keputusan yang adil, transparan, dan bertanggung jawab. Mereka harus menjadi pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki etika yang kuat dan mampu menjadi teladan dalam dunia usaha maupun dalam masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, daya saing global, di sisi lain, mengharuskan lulusan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar global.
"Para sarjana manajemen yang kita hasilkan harus memiliki wawasan internasional, kemampuan berkomunikasi lintas budaya, dan pemahaman yang mendalam tentang dinamika ekonomi global," ujarnya.
Berdasarkan tracer study, lulusan kompeten yang dihasililkan FEB UNR 50 persen sudah terserap dunia kerja dan 50 persennya lagi memilih untuk berwirausaha.
Untuk inovasi terbaru yang dilakukan FEB UNR, ke depan pihaknya akan menjajaki berbagai kerjasama untuk program magang baik pemerintah maupun swasta, selain itu FEB UNR memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang ke luar negeri.
Rektor UNR Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M. Hum., berpesan kepada para lulusannya untuk tetap menjaga marwah diri, keluarga dan almamaternya. Lulusan-lulusan dari FEB UNR ini, kata rektor, sudah memiliki kompetensi dan juga dibekali dengan berbagai keterampilan, sehingga mereka diyakini mampu bersaing secara global sesuai dengan tema yang diusung pada yudisium kali ini.
"Saya yakin lulusan mampu bersaing secara global, karena sebagian besar sudah bekerja baik instansi, swasta, pemerintah maupun bekerja atas dirinya sendiri, karena mereka banyak berbisnis, kalaupun bekerja di perusahan juga punya usaha sendiri itulah FEB," pungkas Rektor.










