BULELENG-fajarbali.com | Semangat pelestarian Bahasa, Aksara, Sastra, dan warisan leluhur Bali kembali menggema di Kabupaten Buleleng melalui pelaksanaan Lomba Bulan Bahasa Bali ke VIII Tahun 2026 tingkat Kabupaten yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng di beberapa lokasi, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menegaskan bahwa pelaksanaan Bulan Bahasa Bali merupakan gerakan bersama yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, desa adat, desa, hingga sekolah-sekolah.
“Untuk tingkat Kabupaten Buleleng, hari ini kita melaksanakan Lomba Bulan Bahasa Bali yang ke VIII Tahun 2026. Kegiatan berlangsung sehari penuh dan langsung diumumkan para juaranya. Para pemenang, nantinya akan mewakili Buleleng di tingkat provinsi,” ujar Wisandika.
Pada tahun ini, sebanyak enam kategori yang dilombakan, yakni Nguacen Lontar, Nyurat Lontar, Pidarta Bahasa Bali, Mesatua Bahasa Bali, Debat Bahasa Bali tingkat SMA/SMK, serta Pidarta oleh Prajuru Adat. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK, serta unsur desa adat.
Menurut Kadis Wisandika, kategori lomba mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan sebagai materi wajib. Berbeda dengan dua tahun lalu yang sempat menghadirkan lomba mengetik Aksara Bali berbasis keyboard, tahun ini kategori tersebut tidak dilaksanakan.
“Yang kita laksanakan tahun ini adalah enam kategori wajib sesuai juknis. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan lomba keyboard Aksara Bali bisa kita hadirkan kembali,” jelasnya.










