Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor juga memaparkan sekilas mengenai Universitas Udayana berikut jalur masuk, daya tampung dan keketatan serta program studi yang menjadi favorit pada masing-masing jalur penerimaan. Adapun total daya tampung Universitas Udayana untuk tahun 2025 sebanyak 7.602 mahasiswa baru.
Sementara narasumber Tim Pusat SNPMB 2025 Badrus Zaman, S.Kom.,M.Cs dalam materinya menyampaikan pada SNPMB Tahun 2025, khususnya untuk SNBP dan SNBT memang ada sedikit penyesuaian yang tentunya berkaitan dengan hasil evaluasi pada tahun 2024, dan saat ini tahun 2025 disempurnakan untuk kebaikan bersama. Seperti pada tahun 2024, untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru berlaku untuk program Sarjana, Sarjana Terapan termasuk juga Diploma Tiga.
“SNBP adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, sedangkan SNBT adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Tes yang dimana didahului dengan ujian tulis berbasis komputer. Untuk mengikuti SNBP atau SNBT syarat utamanya adalah harus memiliki akun,” papar Badrus Zaman.
Lebih lanjut dia menjelaskan, bagi sekolah yang menggunakan e-rapor dalam pengisian PDSS akan mendapatkan tambahan kuota siswa eligible sebesar 5 persen.
Mengingat ke depan akan terintegrasi penuh dengan e-rapor, sehingga sekolah tidak perlu repot lagi mengisi PDSS karena data akan diambil dari e-rapor semua.
“Hal baru dalam tahapan pengisian PDSS dimana dinyatakan telah selesai jika sekolah berhasil mengunduh bukti finalisasi pengisian PDSS. Kemudian yang baru lagi adalah metode pengisian PDSS ada dua yakni secara manual atau sinkronisasi e-rapor,” lanjutnya.










