Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait peluang wirausaha dalam bidang bahasa dan tahapan menerbitkan karya secara profesional.
Dalam keterangannya, Ketua Program Studi PBSI, Dr. Ida Ayu Made Wedasuwari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah umum ini diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap semangat literasi dan kewirausahaan mahasiswa.
“Saya berharap peserta dapat memahami pentingnya peran bahasa dan sastra Indonesia dalam membuka peluang usaha di era digital, serta mampu mengaplikasikan langkah-langkah praktis dalam menulis dan menerbitkan karya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HMPS PBSI, Fransisca Marcelina Da Costa, juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi sumber inspirasi yang mendorong mahasiswa untuk berkarya secara nyata.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mulai menghasilkan karya dalam bentuk tulisan, sastra, maupun memulai langkah awal dalam berwirausaha berbasis bahasa Indonesia,” ungkapnya.
Kuliah umum ini menjadi bukti bahwa bahasa dan sastra Indonesia tidak hanya penting dari sisi akademik, tetapi juga strategis sebagai alat pemberdayaan ekonomi dan kreativitas generasi muda.
HMPS PBSI FKIP Unmas Denpasar berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan secara produktif dan inovatif.










