Ia melanjutkan, Bali akan mendapat lagi tambahan dari Kepala BNPB sebanyak 5.000 Kit sudah dipakai untuk Rapid Test PMI sebanyak 6.174 Kit, masih tersedia sebanyak 650 Kit, pengadaan sendiri sebanyak 4.000 Kit (baru datang 200 Kit). Sedang menunggu kedatangan bantuan dari Pihak Ketiga (Temasek-Singapore) sebanyak 20.000 Kit. Sudah tiba dan sedang diproses di Bandara Soekarno Hatta, serta Masker bantuan Kepala BNPB sebanyak 37.500 buah, masker N95 sisa erupsi Gunung Agung sebanyak 24. 960
Orang nomor satu di Bali itu meminta agar Bandesa Adat besinergi dengan Kepala Desa/Lurah segera memfungsikan Satgas Gotong-royong di Desa Adat, untuk melaksanakan tugas secara niskala dan tugas secara sakala sesuai Keputusan Bersama Gubernur Bali Dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali.
Kegiatan secara niskala dilaksanakan dengan nunas ica bersama pamangku di Pura Kahyangan Tiga Desa Adat dengan cara Nyejer Daksina sampai COVID-19 berakhir dan ada pemberitahuan lebih lanjut dan memohon kepada Ida Bhatara Sasuhunan sesuai dengan Dresta Desa Adat setempat agar wabah COVID-19 segera berakhir demi keharmonisan Alam, Krama, dan Budaya Bali. Ini supaya dilakasanakan setiap hari.
Berikutnya masyarakat diminta melaksanakan dengan tertib Instruksi Gubernur Bali Nomor 8551 Tahun 2020 Tentang Penguatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Di Bali, tanggal 1 April 2020 yang intinya memperkuat pembatasan warga beraktivitas di luar rumah dengan belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah, serta pembatasan kegiatan keramaian dan obyek wisata, hiburan malam, kegiatan keramaian, termasuk tajen; dan meniadakan kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang.










