“Memasuki dekade berikutnya, tanggung jawab kita bukan sekadar mengakomodasi pertumbuhan internet yang terus berlangsung, tetapi juga menjaga kepercayaan yang menjadikan internet bermakna," kata Meutya.
Menurut Meutya, konektivitas membuka ruang partisipasi, pertumbuhan menciptakan peluang, dan perlindungan membangun kepercayaan yang diperlukan untuk menjaga keduanya.
"Bagi Indonesia, tujuan kita bukan hanya menghadirkan lebih banyak masyarakat ke dunia digital, tetapi juga memastikan mereka dapat berpartisipasi dalam lingkungan digital yang mudah diakses, aman, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” imbuh Meutya.
Ketua PANDI Isnawan Aslam, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ICANN87 di Indonesia menjadi tonggak penting sekaligus mencerminkan komitmen PANDI dalam mendukung ekosistem internet global.
Isnawan berpandangan, menjadi tuan rumah ICANN87 merupakan tonggak penting bagi Indonesia sekaligus mencerminkan komitmen PANDI terhadap komunitas internet global. Bagi kami, mengelola domain .id bukan sekadar tanggung jawab teknis, tetapi juga komitmen untuk menjaga identitas digital bangsa.
PANDI percaya bahwa kepercayaan dibangun melalui rekam jejak yang terbukti, kinerja yang konsisten, dan tata kelola yang bertanggung jawab.
"Berbekal pengalaman yang dimiliki dan dengan terus memperkuat kapasitas, PANDI berkomitmen untuk memperkuat identitas digital Indonesia serta memastikan domain .id tetap aman, stabil, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan internet,” ujar Isnawan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Direksi ICANN Tripti Sinha turut menyoroti pentingnya model tata kelola internet multipemangku kepentingan (multistakeholder) dalam menjaga kepercayaan publik.










