Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Bali Dalam Kondisi Stabil

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pemprov Bali lewat Satgas Penanggulangan COVID-19 kembali memperbaharui data pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 di Bali. Secara akumulatif, jumlahnya sudah mencapai 78 orang hingga, Selasa (17/3/2020).

 

 

Hanya 1 diantaranya positif, yakni WNA kasus no.25 yang sudah meninggal dunia. “Dari 78 yang pernah dirawat itu, saat ini ada 24 orang masih di RS. Berarti 53 sudah pulang, semuanya negatif dan sehat. Jadi, tidak ada yang bawa penyakit,” ujar Sekda Provinsi Bali yang juga Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19, Dewa Made Indra, Selasa (17/3/2020).

 

Menurut Dewa Indra, 24 PDP yang masih tersisa tidak semuanya dalam keadaan sakit keras. Semuanya masih menunggu hasil uji lab dari Badan Litbangkes, Kementrian Kesehatan RI. “Kalau hasil labnya malam ini atau besok keluar, orangnya sehat, maka dipersilakan pulang,” imbuhnya.

 

Mengenai biaya, lanjut Dewa Indra, PDP yang dirawat di RS rujukan yakni RSUP Sanglah, RSUD Sanjiwani Gianyar, RSUD Singaraja dan RSUD Tabanan semuanya dibiayai pemerintah pusat c.q. Kementrian Kesehatan. “Sehingga kami tidak tahu biaya yang dikeluarkan. Tapi berapapun, itu sudah menjadi kewajiban negara asal di RS rujukan,” jelasnya.

 

Sementara itu ditempat terpisah, sejak awal merebak hingga Selasa (17/3/2020) khusus di RSUP Sanglah telah merawat sebanyak 54 pasien dengan status dalam pengawasan COVID-19. untuk per hari Selasa, pasien yang dirawat hanya 13 pasien masih berstatus PDP COVID-19.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top