Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata di KEK Mandalika harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa penyangga. Menurutnya, investasi terbaik untuk masa depan pariwisata berkelanjutan adalah dengan membangun kebiasaan hidup bersih pada generasi muda sejak usia dini. “Melalui lingkungan sekolah yang sehat, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal tanpa bayang-bayang ancaman penyakit akibat sanitasi yang buruk,” ujarnya.
Apresiasi mendalam pun datang dari pihak sekolah yang merasakan langsung dampak positif dari kolaborasi ini. Kepala SDN 2 Kuta, Lalu Satriadi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian besar yang diberikan oleh ITDC. Ia menyebutkan bahwa transformasi fasilitas sanitasi ini membawa perubahan atmosfer yang sangat besar bagi sekolah, di mana anak-anak kini dapat mengakses hak mereka untuk mendapatkan fasilitas dasar yang layak, bersih, dan menunjang kesehatan mereka selama di sekolah.
Melalui inisiatif ini, ITDC membuktikan bahwa kehadiran korporasi di wilayah pariwisata skala internasional mampu memberikan dampak sosial yang inklusif. Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusinya di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan di sekitar wilayah The Mandalika. Langkah ini mempertegas bahwa pembangunan pariwisata modern tidak boleh meninggalkan masyarakat lokal, melainkan harus tumbuh bersama demi masa depan NTB yang lebih baik. (M-001)










