Sementara itu Direktur Oprasional Perumda Swatantra, Nyoman Satwika menyampaikan terimakasi atas kunjungan Komisi III DPRD Buleleng ini, menurutnya melaui kegiatan ini kinerja Perumda dapat terlihat secara langsung, berkaitan dengan usaha dan kendala yang dihadapi dilapangan, sehingga dari pelaporan dan kenyataan dilapangan bisa terkoneksi, selanjutnya terkait dengan harapan dari DPRD terkait dengan integrasi beberpa bidang usaha antara perkebunan dan peternakan serta industri sudah menjadi program yang termuat dalam Renbis perusahaan berdasarkan konsep hilirisasi sesuai dengan program dari Bupati.“Terkait dengan peternakan pihaknya optimis dapat berjalan sesuai dengan harapan, mengingat peluang pasar untuk ternak sapi dan kambing cukup besar, dengan adanya permintaan dari investor dari Jakarta yang sempat berkunjung ke kami beberapa waktu lalu” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan terkait dengan panen perdana kopi varietas Robusta yang kembangkan saat ini mengalami penurunan mengingat situsasi cuaca yang kurang mendukung.”Dari perkebunan di Desa Pucak sari yang luasan lahannya sekitardelapan hektar lebih tahun ini diperkirakan hanya pencapai 13 Ton, jadi terjadi penurunan produksi dibandingkan tahun lalu yang mencapai hingga 21 ton, mengingat faktor cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi hingga saat ini mengakibatkan terhambatnya perkembangan dari tanaman tersebut,”tutupnya. @gus










