KKN Nasional Periode II 2025, Unwar Kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada

IMG-20250623-WA0007
Universitas Warmadewa (Unwar) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata – Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PMM) Nasional Kolaborasi Periode II Tahun 2025.

Beberapa inisiatif pengolahan memang telah ada, namun masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut. Ia juga menyampaikan harapannya agar pelaksanaan KKN kolaboratif periode kedua ini dapat berjalan lebih baik, mengingat adanya pengalaman dari program sebelumnya yang menjadi landasan penguatan kolaborasi ke depan.

Perwakilan dosen pembimbing UGM, Dr. Yani Rahmawati, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas kesempatan berkolaborasi dengan Universitas Warmadewa dalam pelaksanaan program KKN di Desa Bebandem dan Sibetan.

Ia menyebut bahwa kolaborasi ini merupakan kehormatan dan kebahagiaan tersendiri bagi UGM untuk dapat turut serta dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan KKN yang berlangsung hingga Agustus.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPKM UGM, Universitas Warmadewa, serta seluruh tim dosen dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi atas kontribusi aktif mereka dalam proses perencanaan program.

Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan momen ini untuk belajar menjadi agen perubahan yang kontekstual dan membumi, serta memiliki keterbukaan untuk belajar dari masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kehadiran mahasiswa bukan untuk menjadi pahlawan, melainkan sebagai fasilitator yang mendampingi masyarakat dalam menemukan solusi atas permasalahan mereka sendiri.

Ia juga turut menyampaikan semangat kepada para mahasiswa. Ia menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak diukur dari jumlah program yang dijalankan, melainkan dari dampak yang ditinggalkan.

Menurutnya, KKN merupakan ruang pembelajaran penting untuk membentuk karakter, kepekaan sosial, dan kepemimpinan. Ia mengajak mahasiswa untuk membuktikan bahwa generasi muda Indonesia mampu hadir dan menginspirasi langsung dari desa.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top