KJM Sebut Pasangan Tamba-Ipat Belum Final

KJM juga telah menyiapkan rencana lain apabila terkendala dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh masing-masing partai. Opsi pertama yakni dengan mengusung Pasangan Calon (Paslon) terbaik, dalam artian mendapat hasil survey tertinggi. Opsi kedua, apabila mentok akan mengambil jalur dengan pembahasan ulang terhadap calon yang akan diusung. “Ini belum final. Kan masih ada rekomendasi dari Partai Demokrat, Gerindra, dan PPP. Kalau Golkar kan sudah. Kalau di koalisi, kami sudah sepakat, yang terbaik dan memenuhi syarat yang akan kita usung. Yang terbaik itukan Tamba-Ipat. Tapi kalau ada permasalahan, nanti ada plan B,” akunya.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Jembrana Kade Darma Susila menyampaikan bahwa pihaknya telah menyetorokan nama-nama hasil polling (survey) ke DPD I Gerindra Bali. 

Pihaknya juga menampik terkait adanya isu Gerindra akan hengkang dari KJM lantaran adanya rekomendasi dari Golkar kepada Pasangan Tamba-Ipat. Menurutnya, Gerindra sebagai salah satu inisiator dan pendiri KJM, tak akan serta merta keluar dari koalisi tersebut. “Namanya ini politik, bagaimana kepentingan bisa dilakukan dengan berbagai cara untuk memecah belah,” akunya.

Anehnya, Darma Susila menyebut segala kemungkinan bisa saja terjadi. Apabila aspirasi dan keinginan dari masyarakat tak sesuai dengan apa yang diputuskan oleh KJM. Maka tak menutup peluang untuk membentuk poros baru. “Kami di Gerindra ini kan masih menunggu, apakah calon ini sudah mendapatkan rekomendasi dari partainya (Partai Demokrat). Nah, kalau ini (Nengah Tamba) sudah mendapat rekomendasi dari partainya, kami tidak mungkin lepas dari koalisi ini,” pungkasnya. (her).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top