Sesuai hasil Rapat Pansel tanggal 25 September 2025, diputuskan mekanisme seleksi menggunakan tools assesment centre yang terdiri dari Test Psychometry Emotional Intelligence (P-EI) yang dilaksanakan pada Jumat 10 Oktober 2025, Self-Description Assessment (Penilaian Deskripsi Diri), Case Study (Studi Kasus), Leaderless Group Discussion (LGD) yang dilaksanakan pada Senin 20 Oktober 2025 di Aula Indraprasta Lantai III Rektorat UNHI.
Kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Visi Misi, Strategi Pengembangan, Program Kerja dan Komitmen Memajukan UNHI disertai interview dan tanya jawab oleh seluruh anggota Pansel, yang dilaksanakan dua hari yakni Selasa 21 Oktober 2025 dan Rabu 22 Oktober 2025 di Aula Indraprasta Lantai III Rektorat UNHI.
Selain mekanisme seleksi, lanjutnya, Pansel juga memutuskan kriteria penilaian yang dijadikan sebagai alat ukur Pansel dalam memberikan penilaian yakni aspek Nilai-nilai Budaya (Bobot 15 %), Visi dan Strategi (Bobot 15 %), Akademik (Bobot 15 %), Kepribadian dan Kepemimpinan (Bobot 20 %), Manajemen dan Tata Kelola (Bobot 15 %), Jejaring dan Kemitraan (Bobot 10 %), dan Bisnis, Teknologi, dan Inovasi (Bobot 10 %)
“Pansel yang berjumlah 7 (tujuh) orang telah menyepakati kriteria penilaian ini agar benar-benar menghasilkan Calon Rektor yang tidak hanya cakap secara akademik, namun juga memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, kepribadian yang baik, punya kecerdasan emosional dan mampu membangun jejaring dan kemitraan, serta memaparkan program dengan tahapan rencana kerja yang dinilai implementatif” paparnya.










