DENPASAR-fajarbali.com | Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional seiring dengan posisi stok beras pemerintah yang berada pada level sangat aman. Saat ini, total cadangan beras yang dikuasai BULOG secara nasional mencapai 4,88 juta ton. Angka ini menjadi bukti nyata kesiapan pemerintah dalam menjamin ketersediaan kebutuhan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Guna memastikan kondisi di lapangan, Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang BULOG Danurejo, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04). Didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya, Presiden memantau langsung kualitas dan kelancaran distribusi pangan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa cadangan pangan nasional siap dimobilisasi kapan pun dibutuhkan oleh rakyat.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Jaya, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan arahan langsung Presiden untuk menjamin stabilitas stok. “Pemerintah ingin memastikan tidak ada kendala dalam rantai pasok, terutama pada komoditas beras. Dengan ketersediaan yang melimpah, diharapkan fluktuasi harga di pasar dapat ditekan seminimal mungkin guna menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.
Kondisi serupa terlihat di Provinsi Bali, di mana seluruh gudang BULOG di kabupaten/kota dilaporkan telah terisi penuh. Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bali, Muhamad Anwar, mengungkapkan bahwa saat ini tersedia stok sebanyak 13.000 ton setara beras. “Ketersediaan stok yang optimal ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal serta menjaga stabilitas harga di wilayah Pulau Dewata,” ujarnya.










