Kelompok Remaja Peduli Stunting Diharapkan Cegah Kasus Gizi Buruk di Desa Peguyangan Kangin

IMG-20250804-WA0000
Pembentukan Kelompok Remaja Peduli Stunting (KRP-Stunting) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini Pada Remaja Putri” di Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara.

DENPASAR-fajarbali.com | Dalam rangka mendukung upaya pencegahan stunting di Kota Denpasar, khususnya di wilayah kerja Puskesmas III Denpasar Utara, tim dosen dari Poltekkes Kemenkes Denpasar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pembentukan Kelompok Remaja Peduli Stunting (KRP-Stunting) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini Pada Remaja Putri” di Desa Peguyangan Kangin.

Kegiatan ini menyasar para remaja putri dengan memberikan edukasi menggunakan media booklet dan poster terkait upaya pencegahan stunting dan dengan memberikan kartu suplementasi gizi serta tablet tambah darah. 

Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Dusun Tunjung Sari pada tanggal 27 Juli 2025 melalui kerja sama yang sinergis. Kegiatan ini dikoordinir oleh Ni Wayan Suarniti, SST., M.Keb., dengan anggota pengabdi Dr. Ni Nyoman Budiani, S.Si.T., M.Biomed. dan Ni Made Dwi Purnamayanti, S.Si.T., M.Keb., serta melibatkan mahasiswa Jurusan Kebidanan, petugas puskesmas dan kader kesehatan setempat.

Kegiatan difokuskan pada pemberian edukasi terkait upaya pencegahan stunting sejak masa remaja dengan tujuan remaja putri dapat memahami terkait pola konsumsi makanan yang sehat dan konsumsi tablet tambah dara secara teratur untuk mencegah kejadian stunting. 

Para remaja tampak antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung. Para remaja juga menyampaikan terkait pola makan mereka sehari-hari dan menunjukkan minat tinggi dalam pola makan selama ini. 

Pembentukan kelompok remaja, khususnya remaja putri dilakukan dengan cara mengelompokkan remaja putri dalam grup Whatshap dan kedepannya melalui grup ini akan diberikan edukasi secara berkala menggunakan e booklet dan juga e- poster, serta melalui kartu suplementasi gizi yang diberikan remaja akan diingatkan untuk mengkonsumsi tablet tambah darah sesuai jadwal yang ditentukan, yaitu satu kali dalam seminggu dan tiap hari saat remaja mengalami menstruasi

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top