Kebanjiran, SWRO Nusa Penida Stop Beroperasi, Distribusi Air ke Ratusan Pelanggan Tersendat

IMG-20260121-WA0195
Kondisi fasilitas SWRO di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung yang terdampak banjir.

SEMARAPURA-Fajar Bali, Banjir di wilayah Nusa Penida tak hanya merendam pemukiman warga, tetapi fasilitas penyedia air bersih Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) juga turut terdampak. Untuk mengantisipasi kerusakkan, operasional SWRO distop untuk sementara waktu.

Direktur Perumda Panca Mahottama Klungkung, I Nyoman Renin Suyasa, Rabu (21/1/2026) menyampaikan, fasilitas SWRO memang sempat terendam banjir. Bahkan, volume airnya cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk menghentikan operasional SWRO. Langkah tersebut diambil sebagai upaya antisipasi kerusakan parah pada peralatan. Utamanya, sistem pompa dan instalasi listrik.

Menurut Renin Suyasa, apabila operasional SWRO tetap dilanjutkan, maka akan sangan berisiko terjadi korsleting dan kerusakan pompa. " Karena itu kami putuskan untuk mematikan sementara hingga air benar-benar surut,” jelas Reni Suyasa.

Kondisi tersebut dipastikan akan berdampak pada 400 pelangggan di Dusun Ceningan dan beberapa wilayah di Desa Lembongan. Sebab selama henti operasional, maka distribusi air ke pelanggan akan mengalami gangguan. Sebagai tindak lanjut, Renin Suyasa mengatakan PDAM dibantu warga sekitar telah  melakukan gotong royong untuk membuka jalur aliran air agar genangan di area fasilitas SWRO cepat surut.

Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil optimal. Lantaran hujan deras terus menerus melanda wilayah tersebut. Sehingga volume air tidak mengalami penurunan.

"Kami sudah lakukan penanganan, tapi hujan turun cukup deras sehingga air kembali naik. Saat ini kami masih menunggu kondisi benar-benar surut dan kering sebelum operasional dinyalakan kembali,” ungkapnya seraya memastikan apabila kondisi memungkinkan, maka operasional SWRO segera akan diaktifkan kembali. W-019

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top