Pada hari Ketiga, dilanjutkan dengan kegiatan Mendongeng dan Eco Color. Untuk kegiatan menggambar dan mewarnai ini, peserta diajak untuk mewarnai dengan warna alam, serta belajar cara mendongeng melalui games.
Hari Keempat dan Kelima, peserta diajak untuk membuat Project. Yang mana para siswa SD ini, diuji kreativitasnya yaitu membuat project concept untuk ditampilkan pada hari terakhir. Project yang dibuat nantinya akan dipresentasikan berupa presentasi mural hasil lukisan eco color, musikalisasi puisi dan komitmen lingkungan.
Pada kegiatan Pasraman Hijau ini terdapat empat kebun serupa yang dikelola oleh siswa, anggota banjar dan ibu-ibu PKK. Aktivitas yang dilakukan oleh siswa merupakan sebuah pasraman hijau bagi siswa untuk mengenal lingkungan dan perkebunan sejak dini. Dari sini nanti mereka juga akan menerapkannya di rumah masing-masing untuk membuat kebun sederhana. Selain kegiatan untuk siswa, juga digelar panen cabai dan sayur. Hasil panen tersebut kemudian disumbangkan ke dapur umum korban kebakaran di Dusun Wanasari Denpasar.
Hari ke enam, diisi dengan ujian kenaikan tingkat ke 4 Sanggar Tari. Sanggar Seni Natah Rare dengan Peserta 54 siswa.Tarian yang diuji adalah Tari Pendet, Tari Puspanjali, Tari Margapati, Tari Kebyar Duduk, Tari Condong dan Tari Tenun. Pada hari ketujuh merupakan kegiatan penutup. Hari terakhir ini, diisi dengan pameran Star, penyerahan hadiah pemenang ujian kenaikan tingkat sanggar tari sanggar Seni Natah Rare masing masing Kategori, penampilan dolanan, dan penampilan project berupa presentasi lukisan eco color dan musikalisasi puisi.










