Karantina Wilayah, 16 Orang Kembali di Tes Sweb

”Kalau masalah penambahan tim dokter yang menanganan pasien Covid di rumah sakit kita tidak bisa menentukan. Hal itu tergantung dari permintaan dari pihak rumah sakit. Apabila rumah sakit menyatakan kekurangan terhadap tim dokter tentunya dari pemerintah daerah akan melakukan penambahan dan sebaliknya kalau memang itu dipandang cukup ya kita tidak akan melakukan penambahan,”jelas Suyasa lagi. Dirinya menambahkan khusus untuk karantina Desa Bondalem saja membutuhkan anggaran sebesar Rp 2,3 Miliar. Jumlah tersebut khusus untuk warga terdampak. Namun, jumlah tersebut di luar dari biaya kesehatan karena sudah menjadi tanggungan pemerintah.”Mudah-mudahan tidak ada lagi desa yang dikarantina seperti Desa Bondalem,”imbuh Gede Suyasa.

Data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif di Buleleng secara kumulatif berjumlah 37 orang, dengan rincian pasien yang di rawat di Buleleng hanya 20 orang dan sudah dinyatakan sembuh 13 orang. Pasien yang dirujuk ke RSUP Sanglah sebanyak 4 orang dan pasien terkonfirmasi positif yang dirawat diluar Buleleng berjumlah 6 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 95 orang yang terdiri dari ODP yang masih dipantau 5 orang, ODP yang sudah selesai masa pantau berjumlah 90 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 658 orang dan sudah selesai masa pantau 429 orang, karantina mandiri 213 orang, karantina di SDN 5 & 8 Bondalem 13 orang dan karantina di RS Pratama Giri Emas 3 orang. Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top