"Kemudian petugas melapor kepada Manajer Air New Zealand untuk melakukan pengecekan bersama," jelas Ancana. Saat dilakukan pengecekan ditemukan kejanggalan pada paspor, sehingga manager Air New Zealand menghubungi petugas ALO (Airlines Liaison Officer) untuk melakukan pengecekan ganda dengan Canadian Immigration Department dan diperoleh informasi bahwa paspor tersebut diduga palsu.
BACA Juga : Kuatkan Putusan PN, Hukuman WN Jerman Terdakwa Kasus Narkotika Tetap 7 Bulan
Selanjutnya Petugas Imigrasi menerima Paspor milik tersangka untuk dilakukan pengecekan dengan sinar UV dan alat pengecekan dokumen palsu di Laboratorium Forensik TPI Ngurah Rai serta mengambil sampel paspor Kanada asli.
"Setelah dilakukan komparasi, paspor Kanada yang diduga palsu tersebut berbeda dengan tiga sampel paspor asli, sehingga paspor Kanada yang dibawa tersangka terindikasi palsu," pungkas Ancana.W-007










