Selanjutnya, Dinas Agama (Pembinaan Kepada Toma Dan Toga); TNI/Polri (kegiatan dan pendampingan dari Babinsa/Babinkamtibmas); Dinas PMD (Gotong Royong, Setiap Desa Melaporkan Ke Pemda terkait Pelaksanaan Program Gotong Royong); dan Dinas Lingkungan Hidup (Monitoring Kebersihan Desa).
Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Jembrana. Sekaligus memastikan keberlanjutan program dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat.
Kemendukbangga/BKKBN memperkenalkan inovasi pengembangan Kampung KB sebagai pusat pelaksanaan program Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Kampung KB akan menjadi ujung tombak berbagai intervensi strategis kementerian. Mulai dari percepatan penurunan stunting, pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis data keluarga dan peningkatan kualitas keluarga melalui program Desa/Kelurahan Ayah Teladan (DEKAT).
DEKAT merupakan bagian dari program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertujuan untuk meningkatkan peran ayah dalam keluarga.
“Kampung KB harus naik kelas, tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tapi menjadi simpul utama dari semua strategi quick wins kementerian kita,” tegas dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For. MARS dalam sambutannya baru-baru ini.
Lebih dari 76 ribu Kampung Keluarga Berkualitas di Indonesia menjadi bukti bahwa pembangunan manusia dapat dimulai dari desa. Program ini mendorong gotong royong, pelayanan kesehatan terpadu, pendidikan keluarga, hingga penguatan ekonomi melalui UMKM.










