Kampung KB Jadi Episentrum Pembangunan Penduduk di Jembrana

IMG-20250827-WA0009
Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melaksanakan Kegiatan Penguatan Komitmen Stakeholder dan Mitra Kerja terkait pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Jembrana, Rabu (27/8).

Bali tercatat sebagai salah satu daerah pelopor dalam penguatan Kampung Keluarga Berkualitas. Berdasarkan data BKKBN, hingga Agustus 2025 terdapat 646 Kampung KB di Bali dari total 716 desa. Kabupaten Jembrana, Tabanan, dan Badung menjadi pionir dengan menetapkan seluruh desa sebagai Kampung KB.

Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas di Bali juga ditopang oleh kehadiran 461 Rumah DataKu atau 71,36% dari total Kampung KB. Rumah DataKu menjadi pusat data mikro desa yang digunakan untuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi berbasis bukti.

Di Kabupaten Jembrana telah dibentuk 51 Kampung KB dengan tujuh Kampung KB di kategori Mandiri dan 27 Kampung KB telah masuk klasifikasi Berkelanjutan.

Keberadaan Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Jembrana tidak terlepas dari peran aktif Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Dinas ini terlibat dalam pembinaan dan pelaksanaan advokasi dengan mitra kerja lintas sektor dalam rangka menunjang eksistensi dan keberlangsungan Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Jembrana.

Adapun lintas sektor yang terlibat antara lain Dinas Dukcapil lewat Program Adinda - Anda Datang Ingin Nikah Kami Datang Bawa Akte Perkawinan); Dinas Infokom (Layanan Jembrana Satu Data Dari Desa); Dinkes (Posyandu); Dinas Koperasi (Koperasi Merah Putih); Dinas Perkebunan Dan Pertanian (Kakao, Kelapa, Sawah).

Ada juga Dinas PPPA (Desa Layak Anak, Stunting); Dinas Sosial (JKN KIS Bagi Keluarga Tdk Mampu); Dinas PU (Akses Air Bersih Dan Sanitasi); Dinas Kebudayaan (Pembinaan Kesenian Jegog); Dinas Pendidikan (Pembentukan Paud, TK, SD); Dinas Peternakan (Kelompok Peternak Babi, Ayam, Sapi), BBPS (Desa Cantik- Desa Cinta Statistik).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top