"Bonus demografi ini akan menjadi berkah apabila diciptakan dengan baik hari ini. Dan sebaliknya, akan jadi musibah jika tidak diciptakan dari sekarang," jelas Riang.
Buleleng, lanjut Riang, menargetkan prevalensi stunting 5,5 persen tahun 2024 yang saat ini masih berkisar di angka 8,9 persen. Pemerintah Kabupaten Buleleng, menurutnya, ingin membuktikan diri bisa menciptakan generasi berkualitas dengan memperhatikan layanan dasar dan pendidikan masyarakatnya.
Perbekel Desa Lemukih Nyoman Linggih mengapresiasi program kemitraan BKKBN dengan Komisi IX DPR RI tersebut, dan berharap desa yang dipimpinnya mendapatkan pendampingan berkelanjutan. (Gde)










