Kampanye Pencegahan Stunting. SDM Sehat, Tunjang Pariwisata Desa Lemukih

Lemuk 1-bae63dcc

"Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), salah satu mitra kami di Komisi IX ditunjuk menjadi komandan, koordinator menurunkan target stunting. Mari kita berkolaborasi menyukseskannya," tambah Kariyasa.

Pada kesempatan itu, Kariyasa menyerahkan bantuan puluhan kardus paket makanan tambahan ibu hamil dan balita guna mendongkrak asupan gizi masyarakat Sekumpul, serta berbagi "door prize" menarik untuk memotivasi warga.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ni Luh Gede Sukardiasih menjelaskan, prevalensi stunting di Provinsi Bali sebesar 10,9 persen. Targetnya, pada 2024 turun menjadi lima persen atau bahkan jauh di bawahnya.

Target ini, menurut Luh De Sukardiasih, bisa tercapai apabila semua komponen terlibat, mengingat stunting adalah masalah kompleks yang membutuhkan gotong royong lintas sektor.

"Kita berkolaborasi dengan semua dinas. Misalnya dinas PU mengurus sanitasinya, dinas pendidikan membangun fasilitas pendidikan, dinas sosial memperhatikan bantuan, dinas kesehatan memperhatikan layanan dasar, dan seterusnya," kata Luh De.

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Buleleng I Nyoman Sutjidra diwakili Kepala Dinas P2KBP3A Buleleng Nyoman Riang Pustaka menyebut program ini adalah wujud sinergi eksekutif dan legislatif yang turun bersama di tengah masyarakat.

Riang melanjutkan, upaya penurunan stunting tidak seperti makan cabai yang pedasnya terasa seketika. Namun, upaya yang dilakukan saat ini baru terasa minimal 2030 mendatang saat Bali menyambut bonus demografi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top