Untuk pencegahan awal, dokter yang juga konsultan bidang Movement Disorder PERDOSSI ini menyampaikan, rutin berolahraga, konsumsi makanan bergizi, istirahat dan tidur malam yang cukup, serta senam otak.
Di tempat yang sama, Ketua PERDOSSI Denpasar yang diwakili Bendaharanya dr. Ida Ayu Sri Indrayani, Sp.S(K) menyampaikan apresiasinya terhadap launching komunitas untuk penyandang parkinson hari ini.

"Semoga dengan diresmikan komunitas BAPARWA hari ini, ke depan bisa terus memberikan edukasi penyandang maupun keluarga terdekat. Sehingga para penyandang merasa diperhatikan dan akan berusaha untuk terus menjaga kesehatannya," tuturnya.
PERDOSSI didirikan pertama kali di Medan pada tanggal 4 Agustus 1984. PERDOSSI merupakan organisasi sebagai badan kelengkapan Ikatan Dokter Indonesia yang bersifat nirlaba.
Organisasi PERDOSSI merupakan satu-satunya organisasi dokter spesialis saraf di Indonesia yang bergerak di bidang pelayanan, pendidikan, penelitian dan kesejahteraan. (Gde)










