Jaya Negara Ngayah Nyangging Metatah Massal Desa Adat Panjer, Implementasi Kolaborasi Pemerintah Dan Desa Adat Ringankan Beban Masyarakat

1000506235
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara ngayah nyangging saat pelaksanaan Upacara Metatah (Mesangih) Massal yang digelar Desa Adat Panjer di Wantilan Desa Adat Panjer, Sabtu (29/8/2026). (HumasDps)

DENPASAR-fajarbali.com | Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ngayah nyangging saat Upacara Metatah (Mesangih) Massal yang digelar Desa Adat Panjer di Wantilan Desa Adat Panjer, Sabtu (29/8) yang merupakan rangkaian Karya Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya Atma Wedana (Nyekah Kurung Nyatur Muka).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, anggota DPD RI, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, serta sejumlah tokoh masyarakat Kota Denpasar.

Pada kesempatan tersebut, Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada Jero Bendesa Adat Panjer beserta seluruh jajaran dan krama yang telah melaksanakan karya secara gotong royong. “Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan terima kasih kepada Jero Bendesa Adat Panjer beserta seluruh jajaran yang telah melaksanakan karya ini. Ini merupakan wujud dharma, termasuk dharmaning negara, melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Desa Adat Panjer,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara massal ini, lanjut Jaya Negara, menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi pemerintah dengan desa adat dalam meringankan beban masyarakat dalam menjalankan swadharma keagamaan.

Pemkot Denpasar turut memberikan dukungan dana sebesar Rp1 miliar untuk membantu pelaksanaan karya tersebut. “Walaupun bantuan ini tidak maksimal, kami memberikan dukungan sebesar Rp1 miliar, sementara kekurangannya dilaksanakan secara gotong royong. Saya kira tidak ada masyarakat yang mengeluarkan biaya. Mudah-mudahan pola seperti ini bisa kita bangun, tidak hanya di bidang spiritual dan mental, tetapi juga dalam berbagai bidang lainnya, sehingga harmonisasi dapat kita bangun di tengah-tengah masyarakat,” tandas Jaya Negara, seraya menyebut semangat gotong royong dan kebersamaan tersebut penting untuk terus dikembangkan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin berkembang.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top