Selain aktivitas festival, ICF 2026 menghadirkan sejumlah business forum yang mempertemukan pelaku usaha dan pemangku kepentingan, di antaranya Business Forum – TARMANI 918, Business Forum – PTPN, Business Forum – Dos Hermanos/Tuksedo, serta sesi bersama Macanudo dan El Gaucho.
Menurut ITDC, perpaduan antara kegiatan bisnis dan lifestyle tersebut turut mendukung pengembangan ekosistem pariwisata di The Nusa Dua. Selain menciptakan aktivitas bagi pengunjung, event ini membuka ruang interaksi dan kolaborasi antar pelaku usaha serta mengoptimalkan pemanfaatan area komersial dan fasilitas yang tersedia di kawasan tersebut.
Dari sisi seni, budaya, dan hiburan, ICF 2026 turut menghadirkan Balinese Cultural Marching Band Parade, Bali Dance, fashion show, DJ performance, dan live music. Sejumlah penampilan musik juga meramaikan festival, termasuk Gugun Blues Shelter yang berkolaborasi dengan Dewa Budjana, serta penampilan Eko Show.
“Melalui kolaborasi dengan penyelenggara dan berbagai stakeholder, ITDC berkomitmen untuk terus membangun event destination menuju living destination yang memberikan manfaat bagi kawasan. Kami berharap Indonesian Cigar Festival dapat turut memperkuat daya tarik Bali Collection dan The Nusa Dua sebagai destinasi yang dinamis, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi tenant, pelaku usaha, dan masyarakat di kawasan maupun sekitarnya,” tutup Agus Dwiatmika.










