Investasi Hijau dari GWK, Menanam Benih Kelestarian Lewat My Melali Community

DSCF2121
Ratusan siswa TK Bali belajar kelola sampah di GWK.

Direktur Operasional GWK Cultural Park, Ch. Rossie Andriani, menegaskan bahwa My Melali Community diposisikan sebagai titik temu antara pariwisata dan tanggung jawab sosial. "Kami percaya bahwa membangun kesadaran lingkungan sejak dini merupakan investasi penting untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Kami menekankan bahwa GWK ingin melampaui fungsinya sebagai destinasi wisata ikonik, yakni menjadi ekosistem yang memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Ke depannya, My Melali Community diproyeksikan tidak hanya terpaku pada isu lingkungan atau tajuk “Green Movement” semata. GWK membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi berbagai komunitas, mulai dari seni, budaya, hingga teknologi, untuk berbagi ilmu dan ide di kawasan ini. Visi besarnya adalah menciptakan wadah yang dinamis di mana setiap elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan program-program edukatif yang inspiratif.

Menutup rangkaian acara, Rossie kembali mengundang para penggiat komunitas untuk bergabung dalam ekosistem My Melali. Dengan semangat gotong royong, diharapkan akan muncul inisiatif-inisiatif baru yang tidak hanya memperkaya konten pariwisata di Bali, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan. Perjalanan di awal 2026 ini barulah sebuah permulaan dari rangkaian panjang kolaborasi yang akan terus bertumbuh dan memberikan nilai tambah bagi Pulau Dewata. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top