MANGUPURA-fajarbali.com | Mengawali tahun 2026 dengan semangat keberlanjutan, Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park resmi meluncurkan program edukasi lingkungan bertajuk “Green Movement”. Inisiatif ini merupakan bagian dari My Melali Community, sebuah platform kolaborasi yang dirancang GWK sebagai ruang inklusif bagi komunitas lokal dan pelaku kreatif. Dengan melibatkan ratusan siswa Taman Kanak-Kanak, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen GWK dalam mengintegrasikan sektor pariwisata dengan edukasi moral bagi generasi mendatang.
Dalam pelaksanaannya, GWK tidak bergerak sendiri melainkan menggandeng mitra strategis yang ahli di bidangnya. Maggie Farm hadir memberikan perspektif unik mengenai pengolahan sampah organik melalui metode maggot. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak untuk melihat bagaimana limbah dapur dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat secara biologis. Edukasi ini bertujuan agar konsep pengelolaan sampah tidak lagi dianggap sebagai hal yang rumit, melainkan aktivitas yang aplikatif sejak usia dini.
Tak hanya sampah organik, persoalan plastik pun turut menjadi sorotan utama. Melalui kolaborasi dengan Get Plastik, para siswa diperkenalkan pada inovasi mutakhir yang mampu menyulap limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Demonstrasi solusi berbasis teknologi ini bertujuan membuka wawasan peserta bahwa sampah plastik yang selama ini menjadi ancaman lingkungan, sejatinya memiliki nilai guna jika dikelola dengan cara yang tepat dan inovatif.










