DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Program Bangkit menjadi salah satu wadah bagi para pesertanya untuk mengembangkan ide dan kreativitas mereka. Salah satunya adalah melalui tugas akhir yang berupa proyek pengembangan sebuah aplikasi secara berkelompok.
Pada angkatan 2020 ini, terpilih empat kelompok dengan proyek terbaik yang berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Denpasar.
Lestarikan bahasa dengan aplikasi Aksara Jawa dari Jakarta
Ray Antonius (22), Laode M. Fauzan (22), dan Fiona Vidra (25) merupakan kelompok asal Jakarta dengan proyek terbaik pada program Bangkit melalui aplikasi Aksara Jawa. Aplikasi ini dirancang dengan harapan dapat mengembalikan minat masyarakat Indonesia dalam mengenali beragam bahasa daerah di Indonesia yang perlahan mulai terlupakan.
Pemilihan aksara Jawa sebagai bahasa yang ingin dikembangkan di proyek ini dikarenakan dataset yang digunakan cukup unik dan belum banyak proyek pengenalan aksara Jawa yang memanfaatkan machine learning. Hal itu pun memberikan ruang eksplorasi dan belajar yang cukup besar bagi tim ini.
Proyek Aksara Jawa dibuat dengan mengintegrasikan manfaat interaktivitas dari hands-on learning approach dengan model machine learning untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Pada aplikasi ini, pengguna akan diberikan gambar aksara yang perlu digambar oleh pengguna. Apabila mereka berhasil menggambar dengan baik, maka akan mendapatkan poin. Saat ini, tingkat akurasi proyek Aksara Jawa telah mencapai 85%.










