Indosat Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Bukti Kinerja Solid Pasca Merger

WhatsApp Image 2025-05-28 at 19.15.29_6622c79c
PT Indosat Tbk hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024. Pada RUPST ini, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp2.702.617.958.197, setara dengan Rp83,3 per saham. Selain itu, Indosat telah menetapkan kebijakan pembagian dividen, dengan target pembagian hingga 70% dari laba bersih pada tahun 2026, memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan dalam memberikan imbal hasil bagi pemegang saham, sekaligus melanjutkan investasi dalam transformasi menjadi AI TechCo.

“Seiring dengan pertumbuhan kami menjadi AI-TechCo, pembagian dividen ini menjadi bukti nyata neraca keuangan yang sehat serta komitmen memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham. Hal ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham atas arah dan kemampuan tim mengeksekusi strategi yang fokus pada konsumen untuk menciptakan dampak terukur terhadap misi memberdayakan Indonesia,” jelas President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha.

Penyesuaian KBLI ini membuka jalan bagi Indosat untuk merambah berbagai lini bisnis berbasis teknologi, mulai dari pemrograman dan pengembangan solusi AI, layanan TIK terintegrasi, konsultasi dan desain IoT, hingga pengembangan layanan berbasis data di sektor-sektor krusial seperti kesehatan dan keuangan digital. Langkah ini menunjukkan visi Indosat yang jauh ke depan, menyadari potensi besar AI dalam mengubah lanskap industri dan kehidupan masyarakat.

Dalam perjalanannya menjadi AI TechCo, Indosat telah menorehkan sejumlah pencapaian membanggakan. Salah satunya adalah menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN secara komersial. Kolaborasi strategis dengan Nokia dan NVIDIA dalam ajang Mobile World Congress 2025 di Barcelona menjadi tonggak penting dalam mewujudkan hal ini. Teknologi AI-RAN ini tidak hanya meningkatkan efisiensi jaringan 5G Cloud RAN, tetapi juga secara signifikan mengurangi konsumsi energi.

Lebih lanjut, Indosat aktif menjajaki adopsi AI di berbagai vertikal industri. Gelaran Indonesia AI Day for Mining Industry menjadi contoh konkret bagaimana Indosat berupaya mendekatkan teknologi AI dengan sektor-sektor penting dalam perekonomian. Pertambangan diyakini memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi melalui implementasi solusi berbasis AI.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top