Hujan Lebat Berturut-turut, Puluhan Kejadian Landa Buleleng

kejadian-2-1
Kejadian yang diakibatkan oleh hujan lebat

BULELENG-fajarbali.com | Hujan lebat yang terjadi sejak empat hari dari tanggal 11 Januari hingga 14 Januari 2026 terdapat puluhan kejadian yang melanda Kabupaten Buleleng. Seperta data yang berhasil dihimpun Fajar Bali, Rabu (14/1/2026) siang menyebutkan selama hujan lebat yang terjadi selama empat hari terdapat 23 kali kejadian tanah longsor.

Dimana kejadian yang terjadi di Kecamatan Tejekula sebanyak dua desa yakni Desa Les dan Desa Tembok. Kemudian di Kecamatan Sawan sebanyak dua desa yakni Desa Bebetin sebanyak dua kejadian dan Desa Galungan sebanyak satu kejadian tanah longsor. Untuk di Kecamatan Sukasada terjadi tanah longsor di empat desa yakni Desa Wanagiri terjadi kejadian tanah longsor sebanyak satu kali, Desa Selat, Desa Gitgit dan Desa Pegayaman masing-masing satu kali.

Selain di Kecamatan Sukasada kejadian tanah longsor yang paling keras terjadi di Kecamatan Banjar yang dialami oleh lima desa dengan total kejadian sebanyak 13 kali kejadian tanah longsor yang terjadi di Desa Munduk sebanyak tujuh kali, Desa Kayuputih sebanyak tiga kali dan Desa Banyusri, Desa Gibleg dan Desa Tirtasari terjadi kejadian tanah longsor masing-masing satu kali. Sedangkan untuk Kecamatan Busungbiu hanya terjadi tanah longsor sebanyak satu kali yakni di Desa Sepang sebanyak satu kali.

Selain tanah longsor, akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Buleleng juga terjadi pohon tumbang sebanyak Sembilan kali yang terjadi di Kecamatan Tejekula sebanyak dua desa yakni Desa Sembirenteng dan Desa Tejekula sebanyak satu-satu kali, sedangkan di Kecamatan Kubutambahan terjadi di satu desa yakni di Desa Tajun.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top