Ketua Perdiknas Dr. AAN Eddy S. Gorda,menyerahkan reward uuntuk dosen Undiknas, serta karyawan di unit-unit yayasan yang memasuki purna tugas.
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Ketua Yayasan Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Dr. AAN Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si, pada Rabu (10/7), menyerahkan reward atau bonus bagi sejumlah dosen Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) yang berhasil lulus studi S3 dan dosen yang meraih kenaikan jabatan akademik mendapat reward dari Yayasan Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar.
Tercatat, sebanyak tujuh dosen Undiknas mendapat reward studi S3. Para dosen itu berhasil menuntaskan program doktor di Universitas Brawijaya dan Universitas Udayana.
Sementara penerima reward jabatan akademik kali ini sebanyak 12 orang. Pada hari yang sama, Perdiknas Denpasar juga memberikan reward berupa tali kasih kepada dosen, guru, dan karyawan yang memasuki usia pensiun.
ESG, sapaan AAN Eddy Supriyadinata Gorda, menyampaikan, pemberian penghargaan tersebut telah menjadi komitmen yayasan terhadap seluruh SDM yang berada di bawah naungannya. Untuk diketahui, Perdiknas Denpasar saat ini membawahi Undiknas, SMK Nasional, dan SMP Nasional.
Melalui pemberian penghargaan itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen, guru, dan karyawan untuk menjalankan kewajiban dengan sebaik-baiknya.
ESG menjelaskan bahwa fungsi yayasan itu ada tiga: melahirkan, memelihara, dan melebur. Pemberian penghargaan atau tali kasih kepada pensiunan jadi bagian dari melebur. Ia memastikan, reward dan punishment diberikan berbasis data. Jadi tida ada unsur bersifat subyektif.










