Harga Bitcoin Cs Anjlok Jelang Pidato Jerome Powell di Simposium Jackson Hole

Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin.

Jackson Hole Jadi Panggung Krusial

Fahmi menilai, pidato Powell di Jackson Hole akan menjadi penentu arah tren pasar ke depan.
“Jika Powell mengirim sinyal hawkish, tekanan jual di kripto dan saham bisa semakin dalam. Namun jika muncul kejutan dovish, meski kecil kemungkinannya, itu bisa jadi katalis untuk rebound cepat,” ujarnya.

Data historis juga menunjukkan bahwa indeks S&P 500 biasanya naik sekitar 0,9% dalam lima hari perdagangan sebelum dan sesudah pidato The Fed di Jackson Hole. Namun pada 2025, pola itu belum terlihat, sehingga masih ada peluang momentum rebound setelah acara tersebut.

Strategi Investor di Tengah Ketidakpastian

Fahmi menyarankan investor untuk tetap defensif, menjaga eksposur pada sektor-sektor strategis, serta siap melakukan penyesuaian cepat jika muncul sinyal dovish.
“Momentum koreksi juga bisa dimanfaatkan dengan strategi buy the dip. Kami melihat level US$112.000 sebagai support penting bagi Bitcoin,” tambahnya.

Bagi investor pemula, strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dinilai tetap relevan, dengan pentingnya diversifikasi aset. Fitur Packs di aplikasi Reku disebut dapat membantu investor mengalokasikan dana ke beberapa aset kripto potensial sekaligus, termasuk Bitcoin dan Ethereum, dengan sistem Rebalancing otomatis.

Kesimpulan

Pasar kripto masih berada dalam bayang-bayang kebijakan moneter AS. Pidato Jerome Powell di Jackson Hole pada 22 Agustus mendatang diperkirakan akan menjadi momentum penting yang menentukan arah pergerakan Bitcoin, Ethereum, hingga altcoin lainnya dalam jangka pendek. (dj)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top