Hamil 6 Bulan, Wanita Asal Afrika Nekat Selundupkan Sekilo Sabu Diadili di PN Denpasar

u5-05e6e9bf-6fd4-4ec8-81f8-174ef337e638
Terdakwa Lungile Ntombenhile Mzimela usai jalani sidang agenda dakwaan di PN Denpasar, selasa (21/10).Foto/eli

DENPASAR-Fajarbali.com|Meski dalam keadaan hamil, wanita asal Afrika Selatan, Lungile Ntombenhile Mzimela (32) nekat menyelundupkam sekilo sabu yang disembunyikan di pakaian dalamnya.

Akibat perbuatannya, wanita yang ditangkap petugas Bea dan Cukai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kura, Badung, Selasa (21/10/2025) diseret ke Pengadilan Negeri Denpasar untuk diadili.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Putu Ari Suparmi dalam surat dakwaannya menerangkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 13 Juli 2025, sekitar pukul 22.50 Wita, sesaat setelah pesawat Singapore Airlines SQ 946 rute Singapura–Denpasar yang ditumpangi terdakwa mendarat di terminal kedatangan internasional.

Saat itu dua petugas Bea Cukai, Early Yuski Wardani dan Ni Made Fitriani, mencurigai gerak-gerik terdakwa yang merasa gelisah."Petugas lalu berinisiatif untuk memeriksa terdakwa dengan lebih mendalam," sebut jaksa dalam dakwaannya.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, identitas penumpang diketahui sebagai warga negara Afrika Selatan bernama Lungile Ntombenhile Mzimela, asal Nomzamo Street, Durban, Chatworth 3089, South Africa.

Diketahui juga terdakwa ini dalam keadaan sedang mengandung yang saat ini usianya sudah sekitar 6,5 bulan. Kemudian pemeriksaan lanjutan terhadap badan dan barang bawaan Mzimela kemudian dilakukan di ruang pemeriksaan Bea dan Cukai atas dasar curiga itu.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu kemasan plastik hitam berisi kristal bening diduga sabu.

Yang mengejutkan barang haram itu  disembunyikan di pakaian dalam terdakwa.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top