DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Lima pemuda yang menjadi terdakwa dalam kasus pengeroyokan yang berujung tewasnya korban, masing-masing dituntut delapan bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ida Bagus Putu Swadharma Diputra.
Lima pemuda yang menjadi terdakwa ini adalah, I Kadek Adi Indrawan alias Dek Kung (23), I Gede Jessie Antara alias Dede (25), I Wayan Ade Andika Putra alias Bojes (23), I Ketut Agus Sukarja Putra alias Penjor (26) dan I Putu Yogi Saputra (21).
Di muka sidang, jaksa menyatakan kelima terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP.
Yaitu melakukan tindak pidana dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang yang mengakibatkan maut.
“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum para terdakwa masing-masing dengan pidana penjara selama delapan bulan,” sebut Jaksa sebagaimana dalam surat tuntutannya.
Tuntutan jaksa ini, jauh lebih rendah dari ancaman hukuman yang dakwakan kepada para terdakwa. Diketahui, ancaman hukuman untuk Pasal 170 ayat (2) ke-3 adalah maksimal 12 tahun penjara.
Diketahui, kasus yang menjerat kelima terdakwa ini terjadi pada tanggal 2 Setember 2018 sekira pukul 00,01 Wita di depan Mini Market Wahyu Jalan Raya Pamogan, Denpasar Selatan.
Kejadian berawal saat terdakwa Dede yang membonceng anaknya ditabrak oleh korban, Umbu Wedo Gaung Lahello yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.
Atas insiden ini, Dede langsung mendekati korban dan berkata “kamu mau ganti rugi nggak,” yang dijawab korban tidak punya uang sambil mendorong terdakwa Dede.










