Hadirkan Pasar Majalangu Saat Ngembak Geni, Pantai Kuta Dipadati Pengunjung

Pasar Majalangu Kuta

Rudika menjelaskan bahwa pasar Majalangu diselenggarakan selama dua hari (12-13 Maret) dengan menyuguhkan berbagai hiburan menarik untuk pengunjung dan wisatawan seperti acara musik, pementasan seni, hingga pemilihan Jegeg Bungan Desa.

Disinggung soal pengamanan dan kebersihan, Rudika mengatakan bahwa telah bersinergi dengan seluruh Pecalang Desa, Satpol PP hingga DLHK Kabupaten Badung. "Untuk pengamanan acara, kami sudah melakukan koordinasi dengan seluruh perangkat desa untuk menerjunkan tim Pecalang yang ada di wilayah Desa Adat Kuta dan dibantu oleh Satpol PP Badung. Begitu juga dengan kebersihan, kami juga melibatkan DLHK Badung serta tim kebersihan pantai yang sehari-hari bertugas untuk melakukan bersih-bersih di area pantai. Kendati saat ini ada sampah kiriman di sepanjang pantai, namun hal tersebut tidak sampai mengganggu acara ini. Tentu kami berharap pasar Majalangu ini berjalan dengan lancar, kondusif dan memberi dampak positif terhadap pariwisata di Kuta," pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Lombok, Amy mengaku senang dapat berkunjung ke Pantai Kuta dan menikmati suasana pasar Majalangu. "Kalau ke Pantai Kuta sudah beberapa kali saya kunjungi, tapi ke pasar Majalangu ini baru kali pertama. Suasananya begitu ramai dan seru, banyak tersedia aneka kuliner hingga produk UMKM khas Bali yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh saat balik ke Lombok," ujarnya.

Amy dalam kesempatan tersebut juga mengaku cukup menyayangkan dengan adanya sampah kiriman di sepanjang pantai. Namun pihaknya memaklumi kondisi tersebut dikarenakan memang beberapa hari ini kondisi cuaca di Bali cukup ekstrem. "Semoga keberadaan sampah kiriman ini dapat diatasi dengan baik oleh dinas terkait atau pengelola pantai, sehingga wisatawan yang berkunjung tidak merasa terganggu apalagi Kuta memang sudah dikenal hingga ke luar negeri," tutupnya. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top