Grab Indonesia Gelar Arisan SERABI 2026, Dorong UMKM Perempuan Melek Data dan Anti Boncos

Para perempuan Mitra GrabMerchant yang tergabung dalam komunitas SERABi (Sekumpulan Perempuan Bisa) berfoto bersama, setelah mengikuti Arisan SERABI dengan tema “TEMAN PEREMPUAN BISA: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis” di Bali. Arisan SERABi ini berlangsung di 13 kota di Indonesia.
Para perempuan Mitra GrabMerchant yang tergabung dalam komunitas SERABi (Sekumpulan Perempuan Bisa) berfoto bersama, setelah mengikuti Arisan SERABI dengan tema “TEMAN PEREMPUAN BISA: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis” di Bali. Arisan SERABi ini berlangsung di 13 kota di Indonesia.

DENPASAR-fajarbali.com | Grab Indonesia kembali menggelar program Arisan SERABI (Sekumpulan Perempuan Bisa) Spesial Ulang Tahun 2026 dengan tema “TEMAN PEREMPUAN BISA: Makin Ngerti Bisnis, Cuan Makin Manis”. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.800 peserta perempuan Mitra GrabMerchant yang tersebar di 13 kota di Indonesia.

Program tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas, tetapi juga diarahkan untuk mentransformasi pelaku UMKM perempuan menjadi lebih melek data dan mampu menjalankan usaha digital yang sehat serta berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Arisan SERABI 2026 mengusung tiga pilar utama untuk membantu percepatan bisnis Mitra GrabMerchant. Pertama, edukasi memahami tren konsumen melalui data makanan yang sedang diminati pasar. Kedua, program “BisaMatika” yang mengajarkan strategi penetapan harga jual online agar margin keuntungan tetap terjaga. Ketiga, edukasi pemanfaatan GrabModal Mantul sebagai solusi permodalan untuk mengembangkan usaha secara lebih terencana.

Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi mengatakan banyak pelaku UMKM perempuan memiliki produk unggulan, namun belum sepenuhnya memahami strategi harga dalam ekosistem digital.

“Banyak Mitra GrabMerchant perempuan kami yang memiliki racikan produk unggulan dan diminati pasar. Namun, kami menyadari bahwa berjualan di ranah digital membutuhkan strategi penetapan harga yang berbeda dibandingkan dengan penjualan offline,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya antusiasme pelaku usaha dalam menarik konsumen sering kali membuat perhitungan biaya operasional belum dilakukan secara optimal sehingga keuntungan belum maksimal.

“Melalui Arisan SERABI 2026, kami hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut,” katanya.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak akhir April hingga Mei 2026 di 13 kota, yakni Jakarta, Medan, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Samarinda, dan Balikpapan.

BACA JUGA:  Kopi Belok Sidan Mendunia

Selain untuk Mitra GrabMerchant aktif, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi calon mitra baru melalui sesi Mass Onboarding jalur cepat. Peserta hanya perlu membawa KTP dan smartphone untuk langsung mendaftar dan mulai bertransaksi pada hari yang sama. Seluruh kegiatan digelar secara gratis.

Salah satu peserta asal Medan Timur, Miranti Pramitha mengaku mendapatkan banyak manfaat dari sesi edukasi BisaMatika, terutama dalam menentukan harga jual online.

“Sesi edukasi BisaMatika ini adalah yang paling kami tunggu karena dampaknya langsung terasa pada kelangsungan usaha. Kami mendapatkan pemahaman mendalam tentang strategi penetapan harga jual online yang tepat untuk menjaga margin keuntungan,” ujarnya.

Program SERABI sendiri pertama kali digelar pada 2023 di Jakarta dengan hanya melibatkan 50 Mitra Perempuan GrabMerchant. Kini komunitas tersebut telah berkembang menjadi lebih dari 3.800 anggota di 13 kota di Indonesia.

Melalui program ini, Grab menegaskan komitmennya dalam mendukung digitalisasi UMKM sekaligus membantu pelaku usaha perempuan membangun bisnis yang lebih bertumbuh, berkelanjutan, dan menguntungkan. (dj)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top