Golkar Lebih Tekankan Sistem Pemilihan Terbuka

IMG-20230205-WA0061
Anggota Komisi II DPR RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com

Pada Pemilu 2024 ini, KPU telah melakukan penataan Dapil disetiap wilayah. Hal tersebut merupakan hasil pembahasan antara Komisi II DPR RI bersama beberapa mitra kerja. Diantaranya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan Pemerintah.

Anggota Komisi II DPR RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra saat disela-sela Rakornis dan Bimtek Partai Golkar Wilayah Bali, NTB & NTT, Sabtu (04/02) mengatakan, terkait penataan Dapil telah disetujui. "Kemarin kita sudah putuskan bersama mitra kerja kita yaitu Rapat dengan KPU RI, DKPP, Bawaslu, dan Pemerintah," ujarnya.

Untuk di Bali sendiri, ada beberapa wilayah yang jumlah Dapilnya ditambah. Yakni Kabupaten Badung dan Gianyar. Secara otomatis jumlah kursi ikut bertambah. Untuk di Badung sendiri, Dapil Abiansemal yang dulunya dijadikan satu dengan Petang, saat ini dipisah.

"Di Bali ada kenaikan dan penambahan Dapil, kenaikan kursi dari 40 ke 45. Itu adalah di Kabupaten Badung. Gianyar, dari 5 Dapil yaitu menjadi 6 Dapil," paparnya.

Gus Adhi menilai, keputusan KPU menata Dapil tersebut tentunya telah melalui pemetaan dan kajian. Dengan bertambahnya Dapil, tentu akan memberikan peluang kepada peserta yang akan bertarung pada Pemilu 2024 mendatang. "Dengan telah ditetapkannya Dapil dan kursi parpol, bisa lebih cepat menggadang-gadang calon sebagai calon wakil rakyat. Tentunya, sudah ada pemetaan-pemetaan yang akan berlaga sebagai peserta," tandasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top