Lebih lanjut, Gubernur Wayan Koster juga mengajak seluruh pihak, terutama pengurus KONI terpilih, untuk mempersiapkan Bali agar mampu menyelenggarakan event olahraga berkualitas secara rutin, bahkan setiap bulan, yang melibatkan atlet nasional maupun internasional. Dengan demikian, misi menjadikan Bali sebagai destinasi sport tourism dapat terwujud.
Menurutnya, selain memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata dunia, sport tourism juga mampu mengangkat citra Bali sebagai destinasi pariwisata olahraga yang mendatangkan atlet sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyambut baik harapan agar Bali terus berbenah dan mempertahankan prestasi di bidang olahraga sehingga mampu menjadi destinasi sport tourism pilihan para atlet.
“Dua hal yang saling menguntungkan ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Bali ke depan. Sport tourism Bali akan semakin unggul dibanding daerah lain. Para atlet tidak hanya memperoleh pengalaman olahraga yang berkualitas, tetapi juga menikmati keindahan Bali sebagai destinasi pariwisata,” ujarnya.
Ia juga menyatakan dukungannya agar Bali dapat menjadi tempat penyelenggaraan olahraga dan kejuaraan dunia. Namun demikian, menurutnya, kepengurusan KONI saat ini perlu terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event, terutama melalui peningkatan kualitas wasit dan jaminan keamanan atlet selama bertanding.
“Hal tersebut akan menumbuhkan kesan positif dan keinginan untuk kembali datang ke Bali,” tambahnya.










