Lebih lanjut dikatakan Lukas bahwa, Perayaan Natal Dan Tahun Baru 2023 kali ini juga menjadi momentum semua pihak semakin rukun dalam bernegara. Menariknya, penitia yang terlibat dalam kegiatan Nataru ini, tidak hanya melibatkan avokat KAI yang beragama Nasrani.
Baca Juga : Kasus Ganja dan Sabu, Pria Keturunan India Dituntut 3 Tahun 10 Bulan Penjara
Baca Juga : Sertijab Polres Bandara, Kasatreskrim Dijabat Iptu Rionson Ritonga
"Panita perayaan Nataru ini sengaja kami libatkan rekan-rekan advokat yang beragama lain. Tujuannya adalah untuk bersamaan dalam keberagamaan," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali Adv. Nyoman Sudiantara,S.H dalam sambutannya mengatakan, perayaan hari ini dapat menjadi suatu kebersamaan dalam bingkai kesatuan dan persatuan.
Baca Juga : Satuan Lantas Polresta Bantu Pecalang Senter dan Rompi
Baca Juga : Penyidik Tetapkan 2 Tersangka Penusuk Anggota Biro SDM Polda Bali
"Saya bersyukur Perayaan Natal Dan Tahun Baru bersama KAI Bali ini dapat menjadi kebahagiaan bersama. Dan tidak lupa saya mengucapkan selamat Natal bagi umat Kristiani yang merayakan. Dan selamat Tahun Baru kepada kita semua. Semoga perayaan ini membawa semangat dan harapan baru untuk hari esok lebih baik lagi," jelas Nyoman Sudiantara.
Sementara itu, ibadah perayaan Natal dipimpin oleh Pdt Sundoro Tanuwidjaja, MTh. Acara ini juga dihari oleh berapa pejabat tinggi pemerintahan di Bali. Selian itu hadir pula Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet didampingi para tokoh umat lintas agama.W-007










