SINGARAJA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kawasan kuburan yang ada di wewidangan Desa Adat Panji, Kecamatan Sukasada, Kamis (28/5/2002) geger lantaran sebuah kuburan warga dibongkar orang tidak dikenal. Menurut informasi yang sempat dikumpulkan dimana kuburan tersebut merupakan korban lakalantas tunggal pada 24 Mei 2020 lalu bernama Dita Asriani (11) asal Dusun Abasan, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada yang baru dikubur 26 Mei 2020 lalu dibongkar orang tidak dikenal. Kejadian pembongkaran kuburan tersebut diketahui pertama kali oleh saksi Made Karma saat itu sedang berada di kuburan guna mencari buah sisa-sisa persembahyangan.
Dimana saat mencari sisa buah, saksi melihat bahwa ada salah satu kuburan yang dalam keadaan terbongkar dengan jalan di gali menggunakan cangkul. Saat saksi mendekati, ternyata kuburan yang terbongkar telah diketahui kuburan milik keluarga Made Nosen yang baru dilakukan penguburan. Adanya hal itu, saksi langsung menginformasikan hal itu kepada bapak almarhum (Made Nosen) kemudian langsung melaporkan hal itu kepada pihak desa adan kepolisian Mapolsek Sukasada.
”Sat itu saya sedang mencari sisa buah sesajen yang ada di kuburan. Kemudian saat kami sedang mencari buah melihat ada salah satu kuburan terbongkar dan saya sendiri mengetahui kalau kuburan tersebut merupakan kuburan anak Made Nosen yang mengalami kecelakaan tunggal dan kami langsung menyampaikan peristiwa itu kepada pihak keluarga,”tuturnya. Menurut kelian adat Desa Panji Gusti Ketut Susila saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pembongkaran kuburan. Dimana menurut Susila, dalam kuburan setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak keluarga tidak ada barang-barang yang ada seperti bekal korban yang hilang termasuk mayat korban masih ditemukan dalam keadaan utuh sehingga pihak keluarga melakukan pengulapan (pemanggilan-red) istilah balinya kemudian mayat yang bersangkutan kembali dilakukan penutupan kembali.










