Festival Budaya Bahari Usung Tema Persembahan Kepada Laut

Berbagai inovasi dalam upaya menjaga laut dan memberdayakan nelayan diungkapkannya dalam kesempatan tersebut, seperti pasar ikan higienis, modernisasi penangkapan ikan oleh nelayan dengan mengadopsi IT dan tentu ramah lingkungan. Selain ittu mensinergikan sektor bahari dengan pariwisata adalah konsep yang sedang digenjot pihaknya, dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Badung dan meningkatkan lenght of stay. "Pariwisata kita ini perlu sentuhan dan terus ditingkatkan. Karena itulah inovasi dan promosi ini sangat diperlukan," tegasnya sembari berharap dukungan semua pihak dalam merealisasikan hal tersebut, sebagai upaya mensejahterakan masyarakat.

Apresiasi setingi-tingginya diberikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Prof Gde Pitana atas terselenggaranya Festival Budaya Bahari Kabupaten Badung untuk yang ke 2 kalinya. Dimana festival terebut dinilai memiliki peran yang sangat strategis di bidang pariwisata dan memiliki potensi yang sangat luar biasa. Namun sayangnya marine base toursism seperti itu relatif terlupakan, karena selama ini lebih berkonsentrasi pada land base tourism.

"Festival adalah suatu satu cara untuk mempromosikan pariwisata dan daerahnya. Kendati Bali sudah terkenal seantero dunia, tapi upaya promosi harus tetap dilakukan seiring persaingan destinasi di era globalisasi. Apalagu berbagai negara menjadikan pariwisata sebagai sektor ungggulannya. Kita harapkan festival ini bisa menjadi salah satu event yang ada dalam kalender of event," terangnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top