MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Layaknya raja dengan jubah kebesarannya dan diarak menggunakan kereta kencana, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Prof Gde Pitana menjadi pimpinan dalam parade pembukaan Festival Budaya Bahari Kabupaten Badung (Badung Budaya Bahari), Rabu (9/5/2018) lalu di Pantai Pandawa Kutuh.
Diikuti rombongan, Bendesa Adat Kutuh Made Wena dan Kadisparda Badung, Made Badra. Ikut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Badung yang diwakili I Gusti Anom Gumanti, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Nyonya Kristiani Suiasa, pimpinan OPD di Kabupaten Badung, Ketua Gatriwara kabupaten Badung, Ketua BPPD dan PHRI Kabupaten Badung, Muspika kecamatan Kutsel, Asosiasi Pariwisata, tokoh adat dan agama di Badung serta mitra stakeholder.
Bupati Giri Prasta menerangkan, Festival Budaya Bahari Kabupaten Badung yang bertema 'Persembahan kepada Laut', adalah bentuk komitmen pihaknya dalam upaya pemberdayaan masyarakat pesisir, yang dikemas dalam bentuk pertunjukan, seni dan budaya. Melalui event tersebut pihaknya akan mempertontonkan konsep blue ekonomi, keberadaan laut harus dijaga, dilestarikan dengan baik dan biota laut harus tetap dilestarikan. Selain itu untuk melindungi masyarakat petani pesisir, yang notabane bersentuhan langsung dengan laut.
Pihaknya saat ini sedang merancang perda perlindungan, agar eksistensi nelayan tidak punah dan laut akan terjaga. "Kita ingin pelaksanaan event ini berjalan sempurna, ini akan terus kita evaluasi. Sehingga kedepan benar-benar bisa berkelas internasional dengan event yang dihelat berkelas internasional. Ini akan menjadi event tahunan sehingga atlet-atlet dari luar negeri dan pecinta sport tourism akan berkunjung ke Bali dan menikmati Bali," terangnya.










