Dalam banyak hal, keputusan yang lebih cerdas dan lebih adaptif-lah yang akan menentukan apakah sebuah bisnis keluarga mampu bertahan dan berkembang, atau justru tergerus oleh arus perubahan zaman yang semakin deras.
Sebuah bisnis keluarga yang tidak mampu melepas kendali atau merangkul profesionalisme mungkin akan terlena oleh nostalgia akan kejayaan masa lalu.
Sementara itu, bisnis yang berani melakukan perubahan, berkomitmen pada pengelolaan yang lebih profesional, dan mengutamakan kepentingan jangka panjang akan menemukan jalan untuk terus berkembang, bahkan setelah kepergian generasi pendiri.
Inilah tantangan terbesar bagi setiap bisnis keluarga: memilih antara tetap berpegang pada tradisi atau melepaskan kendali untuk menyambut masa depan yang lebih cerah.
Penulis: Dr. AA. Ngr. Eddy Supriyadianta Gorda, Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdikkas) Denpasar.










