TABANAN - Fajarbali.com | Entil, makanan tradisional khas Kabupaten Tabanan, kembali menjadi buruan pengunjung pada hari kedua Tanah Lot Festival ke-7, Sabtu (29/8/2026).
Di stand warung Entil Men Agas, pedagang Ernawati mengaku kewalahan melayani pembeli yang terus berdatangan sejak pagi. Meski enggan menyebut nominal keuntungan, ia mengatakan sudah menghabiskan lebih dari 100 bungkus Entil selama hari pertama dan kedua festival berlangsung.
Menurut Ernawati, sebagian besar pembeli berasal dari luar Tabanan yang sengaja datang untuk mencicipi Entil. Ini merupakan kali ketiga ia ikut serta dalam Tanah Lot Festival.
"Sudah tiga kali ikut dan selalu ramai dikunjungi. Hasilnya lumayan di hari pertama dan hari ini. Semoga tahun depan bisa ikut lagi," ujarnya sambil sibuk melayani pembeli.
Selain Entil, sejumlah kuliner lain juga tak luput dari serbuan pengunjung. Bakso Babi, Nasi Timbungan, dan Jajan Bali menjadi menu favorit lainnya di area festival.
Pemilik warung Bakso Babi, Bu Adel dari Banjar Pandak, mengaku baru pertama kali ikut menyewa stand di Tanah Lot Festival. Ia menyebut respon pengunjung sangat luar biasa.
"Baru pertama kali ikut, sangat ramai dan lumayan hasilnya di hari pertama dan hari ini. Saya berharap tahun depan bisa ikut lagi," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bu Adel mengaku sudah menghabiskan lebih dari 10 kilogram bakso babi. Selain bakso babi, ia juga menjual bakso ayam.
Tanah Lot Festival ke-7 tahun ini berlangsung selama tiga hari berturut -turut dsei tanggal 28-30 Agustus 2026 dengan menghadirkan 30 stand kuliner UMKM dan 30 stand IKM. Panitia penyelenggara membatasi jumlah stand sehingga sejumlah pengusaha UMKM terpaksa tidak bisa ikut serta dalam festival tahun ini.M-002









