Sementara untuk kabar gembiranya, kata Dirgayusa, terjadi pula penambahan sembuh sebanyak 14 orang. Terdiri dari2 orang asal br. Kawan, 2 orang asal br. Tegal Bebalang, 2 orang asal br. Bangun Lemah, 2 orang asal br. Pule, 2 orang asal br/kel. Kubu, 1 orang asal br. Sidembunut, 1 orang asal br. Ulundanu Songan, 1 orang asal Puri Bunutin, dan 1 orang asal br. Petak, Bebalang.
Disisi lain, disinggung terkait tracking kontak erat kasus meninggalnya warga br. Ulundanu, Songan, dijelaskan, tidak dilakukan rafid tes lagi. Kata Dirgayusa,
Kontak erat kasus akan langsung di laksanakan swab, apabila selama 14 hari ada gejala yang mengarah terjadinya gejala Covid-19. "Jadi mulai tanggal 13 Juli 2020 SOP penanganan Covid-19 telah dirubah. Dengan demikian semua kontak erat kasus yang terjadi, tidak lagi diravid tes, melainkan akan langsung di swab jika dalam 14 ada yang menunjukkan gejala corona," pungkasnya. (arw).










