Duet Seoul Institute of the Art-ISI Bali, Sugguhkan Drama Tari “Godogan” di PKB XXLVIII

IMG-20260709-WA0044
Kolaborasi seniman Bali dan Korea Selatan menjadi salah satu warna baru dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, dengan menyuguhkan Drama Tari Godogan. ist

Pada kesempatan yang sama koreografer sekaligus budayawan Prof. Dr. I Wayan Dibia, menjelaskan proses kolaborasi telah berlangsung melalui pertukaran akademik antara kedua institusi. Seniman Bali memperkenalkan unsur-unsur tari Bali, mulai dari gerak, musik, hingga karakter ekspresi kepada mahasiswa Seoul Institute of the Art.

Dibia menyebut, proses penciptaan karya bersama tidak lepas dari berbagai tantangan karena masing-masing budaya memiliki karakter dan pakem tersendiri. Namun, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan dalam melahirkan karya baru.

“Dari proses pertemuan budaya inilah muncul pemahaman baru. Seni menjadi media yang efektif untuk mempererat hubungan antarbangsa,” ungkap Dibia.

Drama tari Godogan menjadi hasil kolaborasi yang mengangkat kisah perjalanan penyucian diri hingga perubahan seorang tokoh menjadi sosok yang lebih baik. Cerita tersebut kemudian dikemas dengan perpaduan unsur seni Bali dan Korea.

Dalam proses produksinya, sebanyak 25 seniman Korea Selatan berkolaborasi dengan 15 mahasiswa ISI Bali. Proses latihan dilakukan secara bergantian di Bali dan Korea Selatan.

Di sisi lain, Prof. Dr. I Made Bandem, mengatakan keterlibatan Seoul Institute of the Art dalam PKB 2026 memiliki makna penting dalam perjalanan hubungan budaya Bali dan Korea Selatan. Menurutnya, kerja sama ini melanjutkan hubungan kebudayaan yang telah terbangun sejak lama, termasuk dengan Pulau Jeju.

Kehadiran pihak Korea menurut Bandem, memperkuat posisi Bali sebagai ruang pertemuan budaya dunia. "Melalui seni, kita dapat saling belajar dan memperluas jejaring kebudayaan internasional,” kata Bandem.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top