
DITUNTUT-Dua terdakwa pembunuh Karyawan Outsourcing BPD Gianyar Dituntut 20 Tahun Penjara.Foto/dok
DENPASAR-Fajarbali.com|Dua terdakwa kasus pembunuhan, Nova Sandi Prasetya (31) dan Rahman (28) terancam hukuman mati akhirnya sedikit bisa bernafas lega. Pasalnya, untuk sementara kedua pria yang menghabisi nyawa karyawan outsourcing di Bank BPD Gianyar bernama I Gusti Agung Mirah Agus Lestari terhindar dari hukuman mati.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (4/5) kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iman Ramdhoni menuntut agar kedua terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 20 tahun. Perbuatan Kedua terdakwa oleh JPU Kejari Badung itu dinyatakan melanggar Pasal 339 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
BACA Juga : Rekontruksi, Pembunuh Pegawai BPD Gianyar Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan yang diikuti, disertai dan didahului oleh suatu perbuatan pidana, yang dilakukan dengan maksud untuk mempersiapkan atau mempermudah pelaksanaannya, atau untuk melepaskan diri sendiri maupun peserta lainnya dari pidana dalam hal tertangkap tangan, ataupun untuk memastikan penguasaan barang.
“Memohon kepada majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara masing-masing 20 tahun,” sebut jaksa dalam surat tuntutannya yang dibacakan dalam sidang online. Kasi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Badung, I G Gatot Hariawan membenarkan bila kedua terdakwa sudah dituntut 20 tahun penjara.










