Industri perak di Celuk, lanjut dia, juga mengalami tantangan sejak peristiwa bom Bali, disusul plagiat di luar negeri dengan bahan non perak sehingga lebih murah. Hal-hal ini menyebabkan pasar lesu, perajin semakin sedikit dan banyak artshop yang berubah fungsi menjadi usaha lain.
Lebih lanjut, kata dia, berdasarkan penelitian dalam keberhasilan revitalisasi desa wisata berbasis pariwisata kreatif harus memenuhi tujuh aspek penting yang terangkum dalam model Hepta-Revipartif dan pengembangan
ragam produk wisata kreatif berbasis kriya dapat dikembangkan dalam bentuk konsep produk wisata kriyatif yang dapat berkontribusi terhadap praktik keberlanjutan di Desa Celuk dalam pelestarian warisan budaya dan meningkatkan citra destinasi sehingga dapat meningkatkan kunjungan.
Tak lupa Wisudawati mengucap terima kasih kepada Rektor Undiknas dan jajaran serta Ketua Perdiknas atas segala support yang diberikan selama ia menempuh studi.
Ketua Perdiknas Dr. AAN Eddy Supriyadinata Gorda alias ESG, kembali mengapresiasi capaian dosen di Undiknas. Wisudawati adalah salah satu dari puluhan kandidat doktor yang diproyeksikan lulus tahun ini.
"Saya berulang kali menyampaikan bahwa mesti memikirkan kenyamanan organisasi. Jangan hanya pribadi. Sekarang kita mainnya serba data," jelas ESG.
Wisudawati lulus dengan IPK 3,84. Sidang terbuka diketuai Prof. Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si. Promotor Prof. Dr. Ir. Indayati Lanya, M.S., Ko-Promotor I Prof. Dr. Ir. Syamsul Alam Paturusi, MSP4. Ko-Promotor II Prof. Dr. Drs. I Putu Anom, M.Par.










